Jumat, 20 Agustus 2010

Positive Thinking VS Positive Feeling ???

TERNYATA... berdasarkan penelitian, kekuatan perasaan memiliki kekuatan lebih besar dari kekuatan pikiran. Kekuatan pikiran hanya 12% sedangkan kekuatan perasaan adalah 88%. Terkadang manusia terjebak dalam hal bahwa dalam penyelesaian masalah jangan menggunakan perasaan, tapi menggunakan otak. begitu juga tentang asumsi bahwa wanita dalam mengambil keputusan menggunakan perasaanya.

Namun sebagai manusia sejati, dengan karunia yang diberikan Allah kepada kita, tentunya dalam menjalankan aktivitas kita sehari-hari adalah dengan meng-sinkron-kan antara pikiran dan perasaan, dikarenakan hasil yang didapatkan juga akan menjadi pincang jika hanya menggunakan salah satu potensi tersebut.

"Orang yang berakal adalah orang yang mampu menyeimbangkan otak dan hati nuraninya". Apakah manusia tidak berakal, bagaimana dengan pernyataan bahwa perbedaan manusia dengan mahluk yang lain adalah akalnya. Disinilah pemahaman kita, bahwa disaat manusia mampu menggunakan pikirannya dalam menganalisa sesuatu dan menggunakan hati nurani dalam mendapatkan rasa-nya, maka itu lah manusia sejati dimana tidak ada pertentangan antara pikiran dan hati nurani manusia. Sebagai contoh : menolong orang, secara pemikiran dan hati nurani tidak saling membantah bahwa perlakuan tersebut adalah sesuatu yang baik, manusia berakal. Contoh lain : Seorang pencuri bermaksud melakukan aktivitasnya malam ini, secara pemikiran pencuri tersebut bahwa inilah yang bisa dilakukan untuk dapat mencari penghasilannya, namun hati nuraninya akan membantah bahwa apa yang dilakukan ini akan memberikan keburukan kepada korbannya. ada pertentangan, manusia yang tidak menggunakan akalnya.

Tulisan diatas hanyalah uneg-uneg yang ada dalam kepala.... mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisannya. mohon pencerahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar